Institut Seni Indonesia Padangpanjang Gelar Marathon Akreditasi Tiga Program Studi sebagai Wujud Penguatan Mutu Pendidikan Padangpanjang, 23 Juli 2026 – Institut Seni Indonesia (ISI) Padangpanjang melalui Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu (LP3M) melaksanakan marathon akreditasi terhadap tiga program studi sebagai bagian dari komitmen institusi dalam memperkuat budaya mutu dan meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan tinggi.Kegiatan asesmen lapangan berlang sung dalam d ua tahap, yakni pada 28–30 Juni 2026 dan 20–24 Juli 2026, mencakup Program Studi Terapan S2, Program Studi Pendidikan Vokasional Tata Rias, dan Program Studi Pendidikan Kriya S1.
Proses asesmen lapangan dilaksanakan oleh tim asesor dari Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK)yang melakukan verifikasi menyeluruh terhadap pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, tata kelola program studi, sumber daya manusia, kurikulum, luaran, hingga sistem penjaminan mutu internal.Kegiatan asesmen dibuka secara resmi oleh Rektor Institut Seni Indonesia Padangpanjang, Dr. Febri Yulika, S.Ag., M.Hum. Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan bahwa akreditasi bukan sekadar proses penilaian administratif, tetapi menjadi momentum penting untuk melakukan refleksi, evaluasi,sekaligus penguatan kualitas penyelenggaraan pendidikan di lingkungan ISI Padangpanjang.
“Akreditasi merupakan bagian dari ikhtiar bersama dalam membangun budaya mutu yang berkelanjutan. Melalui proses ini, kita tidak hanya berupaya memperoleh hasil terbaik, tetapi juga memastikan bahwa setiap program studi mampu memberikan layanan pendidikan yang berkualitas, relevan, dan berdampak bagi masyarakat,” ujar Rektor. Acara pembukaan turut dihadiri oleh jajaran pimpinan institusi, pimpinan fakultas, Ketua LP3M, ketua dan sekretaris program studi yang diakreditasi, dosen, tenaga kependidikan, serta berbagai unsur pendukung yang terlibat dalam penyusunan dokumen maupun pelaksanaan asesmen lapangan. Pelaksanaan marathon akreditasi selama dua periode ini menunjukkan kesiapan dan sinergi seluruh sivitas akademika ISI Padangpanjang dalam menghadapi proses penjaminan mutu eksternal. Berbagai unit bekerja secara terpadu untuk menyiapkan dokumen, data pendukung, serta memastikan seluruh standar yang di persyaratkan oleh LAMDIK dapat dipenuhi dengan baik.

LP3M ISI Padangpanjang berperan sebagai koordinator utama dalam mengawal seluruh tahapan akreditasi, mulai dari pendampingan penyusunan dokumen evaluasi diri, koordinasi lintas unit, hingga pelaksanaan asesmen lapangan. Pendampingan yang intensif tersebut menjadi salah satu bentuk komitmen institusi dalam menciptakan sistem penjaminan mutu yang berkesinambungan. Melalui pelaksanaan akreditasi ini, ISI Padangpanjang berharap ketiga program studi dapat memperoleh hasil terbaik serta semakin memperkuat posisinya sebagai program studi yang unggul dalam bidang seni, desain, dan pendidikan vokasi. Lebih dari itu, proses ini diharapkan menjadi momentum untuk terus meningkatkan kualitas layanan akademik, memperkuat tata kelola institusi, serta menghasilkan lulusan yang kompeten, kreatif, dan mampu menjawab tantangan perkembangan dunia pendidikan dan industri kreatif. Dengan semangat kolaborasi dan budaya mutu yang terus dikembangkan, ISI Padangpanjang optimistis mampu menjaga kepercayaan masyarakat serta terus berkontribusi dalam pengembangan pendidikan tinggi seni di Indonesia. (dab peyi)








